PUSKESMAS SYAMTALIRA BAYU LAKUKAN AKREDITASI


PUSKESMAS SYAMTALIRA BAYU LAKUKAN AKREDITASI
Tim Surveior Kementerian Kesehatan RI melakukan kunjungan dalam rangka pelaksanaan Akreditasi di Puskesmas Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara ( 31 Juli s/d 04 Agustus 2018), kegiatan ini di awali dengan temu ramah bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang di hadiri oleh Bapak Sekda Bapak Abdul Aziz dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, malam hari di Aula Hotel Winton Lhokseumawe (30 Juli 2018).
Tim Surveior Puskesmas Syamtalira Bayu terdiri dari dr. Marikaya Bangun, M. Daud Rusdi, SKM.,MKM dan dr. Kartini, M.Kes. pelaksanaan penilaian Tim ini meliputi berbagai Dokumen dan Pelaksanaan Progam di lapangan.
Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014  bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali.  Akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional Pasal 6 ayat (2).
Pada dasarnya akreditasi Puskesmas menilai tiga kelompok pelayanan di Puskesmas, yaitu kelompok administrasi manajemen, yang diuraikan dalam Bab I, II, dan III, kelompok Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), yang diuraikan dalam Bab IV, V, dan VI, dan kelompok Upaya Kesehatan Perorangan atau Pelayanan Kesehatan yang diuraikan dalam bab VII, VIII, dan IX.
dr.Weldi Junaidi selaku Kepala Puskesmas Syamtalira Bayu terus memberikan Motivasi kepada semua Staff untuk mampu terus berusaha dan belajar agar semua persiapan dapat diselesaikan menjelang Tim Surveior Akreditasi Datang, dan akhirnya semua persiapan dapat terwujud, hingga pada hari ini Rabu – Jum’at penilaian Akreditasi berjalan di Puskesmas Syamtalira Bayu. ( 31 juli s/d 4 Agustus 2018).
Kepala TU Puskesmas Syamtalira Bayu (Riza Hardianto,S.kep) mengutarakan ” keberhasilan dan terlaksananya Akreditasi Puskesmas Syamtalira Bayu berkat kerjasama semua Staf dan ini merupakan bukti bahwa antara kepala Puskesmas dan jajarannya sangan kompak dan mampu bekerjasama, kami membangun semua ini siang dan malam semua demi mewujudkan sistem pelayanan yang baik” kata Riza. (mi/dr)
sumber: https://www.manisinfo.com/2018/08/puskesmas-syamtalira-bayu-lakukan.html

PUSKESMAS SYAMTALIRA BAYU LAKUKAN AKREDITASI


 

Tim Surveior Kementerian Kesehatan RI melakukan kunjungan dalam rangka pelaksanaan Akreditasi di Puskesmas Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara ( 31 Juli s/d 04 Agustus 2018), kegiatan ini di awali dengan temu ramah bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang di hadiri oleh Bapak Sekda Bapak Abdul Aziz dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, malam hari di Aula Hotel Winton Lhokseumawe (30 Juli 2018).

Tim Surveior Puskesmas Syamtalira Bayu terdiri dari dr. Marikaya Bangun, M. Daud Rusdi, SKM.,MKM dan dr. Kartini, M.Kes. pelaksanaan penilaian Tim ini meliputi berbagai Dokumen dan Pelaksanaan Progam di lapangan.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014  bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali.  Akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional Pasal 6 ayat (2).

Pada dasarnya akreditasi Puskesmas menilai tiga kelompok pelayanan di Puskesmas, yaitu kelompok administrasi manajemen, yang diuraikan dalam Bab I, II, dan III, kelompok Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), yang diuraikan dalam Bab IV, V, dan VI, dan kelompok Upaya Kesehatan Perorangan atau Pelayanan Kesehatan yang diuraikan dalam bab VII, VIII, dan IX.

dr.Weldi Junaidi selaku Kepala Puskesmas Syamtalira Bayu terus memberikan Motivasi kepada semua Staff untuk mampu terus berusaha dan belajar agar semua persiapan dapat diselesaikan menjelang Tim Surveior Akreditasi Datang, dan akhirnya semua persiapan dapat terwujud, hingga pada hari ini Rabu – Jum’at penilaian Akreditasi berjalan di Puskesmas Syamtalira Bayu. ( 31 juli s/d 4 Agustus 2018).

Kepala TU Puskesmas Syamtalira Bayu (Riza Hardianto,S.kep) mengutarakan ” keberhasilan dan terlaksananya Akreditasi Puskesmas Syamtalira Bayu berkat kerjasama semua Staf dan ini merupakan bukti bahwa antara kepala Puskesmas dan jajarannya sangan kompak dan mampu bekerjasama, kami membangun semua ini siang dan malam semua demi mewujudkan sistem pelayanan yang baik” kata Riza. (mi/dr)

sumber: https://www.manisinfo.com/2018/08/puskesmas-syamtalira-bayu-lakukan.html


Puskesmas Syamtalira Bayu Ke Depankan Program P2M


Puskesmas Syamtalira Bayu melakukan kegiatan rutin Sosialisasi untuk Program P2M pada sekolah- sekolah di Kecamatan Syamtalira Bayu, “Pencegahan sangat penting di lakukan kerana mampu menekan angka kesakitan Masyarakat” kata Reza Harianto (Koordinator Program TB/Kusta), saat di temui Manisinfo.com Tim Pukesmas Bayu sedang melakukan Kegiatan Sosialisasi Kusta, Filarasiasi dan TB di sekolah SDN 8 Kecamatan Syamtalira Kabupaten Aceh Utara (15/03/17), kegiatan ini di ikuti oleh 60 Siswa, dalam kegiatan ini terlihat antusias murid mendengarkan materi Kaki gajah (Filariasis) yang diberikan oleh Petugas Puskesmas Reza Harianto.

Reza Mengatakan ” ada 8 kasus yang di temukan di Kec. Syamtalira Bayu dan di tahun 2016 pasien meninggal 1 Orang karena kasus ini, melalui Arahan dari Kepala Puskesmas dr. kemalasari petugas kesehatan harus melakukan proaktif untuk melakukan pendataan,sosialisasi dan pengobatan,sehingga kasus Filariasis,TB,kusta dan HIV dapat di hilangkan kasusnya di kecamatan syamtalira Bayu.

kecamatan sayamtalira Bayu memiliki 38 Desa dengan jumlah penduduk 21,248 Jiwa memiliki aspek pekerjaan sebagai Petani dan pelaut. Muktiyanto selaku Koordinator Program Filariasi juga memiliki pandangan strategi bahwa penanganan Kaki gajah ini harus melibatkan semua lini masyarakat dan peran aktif Muspika karena dengan luasnya kecamatan Syamtalira Bayu dan jumlah petugas kesehatan yang terbatas maka akan sulit untuk menyelesaikan kasus Kaki gajah,Kusta dan HIV tanpa peran semua Pihak terutama Masyarakat sendiri, “tugas kita adalah memberikan Pengetahuaan agar Masyarakat memahami bahwa semua Penyakit tersebut dapat di cegah” kata Muktiyato. (mi/dr)

sumber: https://www.manisinfo.com/2017/03/puskesmas-syamtalira-bayu-ke-depankan.html